a

16 Istilah Populer Bidang Bisnis Produksi

9. CCS

Dalam dunia usaha, pasti kita memiliki customer service atau pelayanan kepada pihak penjual maupun pembeli. Karena sering kali dalam transaksi jual beli tidak berjalan mulus. Terkadang ada beberapa yang complain atas barang yang mereka beli, sehingga mereka tidak puas dan mengadukan semua itu kepada kita sebagai penjual. Untuk itu, dalam perusahaan-perusahaan sering kali layanan complain atau yang sering disebut CCS (Customer Complain Services). Tugasnya menampung seluruh aspirasi dan complain yang masuk dari pelanggan. Hal itu bertujuan agar perusahaan dapat mengevaluasi kinerja dan produk yang dipasarkan sehingga jika terjadi kesalahan akan diperbaiki sesegera mungkin.

10. Finish Goods

Jika perusahaan yang digeluti merupakan manufactur/factory (dibaca : pabrik) yang memproduksi sebuah barang, tentunya akan ada istilah ‘Finish Goods’ di perusahaan tersebut. Finish Goods sendiri merupakan barang yang sudah jadi atau hasil akhir dari suatu proses pembuatan barang. Barang ini selanjutnya dicek oleh bagian Inspection, yang nantinya akan terlihat dan ketahuan barang tersebut siap kirim atau harus diperbaiki atau bahkan menjadi barang rusak.

11. QC

QC merupakan singkatan dari Quality Control. Di perusahan factory/manufaktur pasti memiliki bagian ini, karena tugas dan tanggungjawab QC mengontrol, mengecek barang apakah benar-benar sudah siap kirim atau belum.

12. Rework Goods

Kalau ada istilah rework goods di suatu lini produksi barang, berarti barang ini sudah dicek oleh bagian QC namun dikembalikan ke bagian produksi untuk diperbaiki. Karena ‘Reworks Goods’ merupakan barang yang harus dikerjakan lagi (diperbaiki lagi agar menjadi barang baik).

13. Reject Goods

Ada istilah rework, tentunya ada istilah reject. Setelah barang dicek oleh QC dan ternyata ada yang masuk ke ‘Reject Goods’, berarti barang tersebut sudah tidak layak untuk dipasarkan ke konsumen. Karena barang tersebut rusak atau tidak memenuhi kriteria standard yang ada.

14. Pre-order (PO)

PO dilakukan dengan cara pemesanan dan pembayaran sekian persen dari harga jual pada awal transaksi jual beli. Artinya, barang yang diinginkan dipesan terlebih dulu dan diberikan down payment-nya.

15. Want to sell (WTS) dan want to buy (WTB)

WTS biasa digunakan oleh para penjual yang menawarkan barangnya pada calon pembeli, dilengkapi dengan spesifikasi dan harga barang yang ingin dijual. Sementara WTB digunakan oleh pembeli yang menginginkan satu jenis barang kepada para penjual.

16. Original equipment manufacture (OEM)

Istilah ini kerap digunakan untuk menjelaskan bahwa barang yang dijual merupakan barang original dari pabrik namun dikemas dalam kemasan yang tidak terlalu bagus. Barang-barang ini biasanya berbentuk suku cadang dari produk asli yang sudah tidak terpakai.

 

Bagaimana, sudah paham kan? Semoga bermanfaat dan bisa menjadikan informasi yang berguna, terutama bagi Anda yang baru terjun di dunia bisnis produksi. Salam Sukses! _Admin sentrarak.com

Sumber : Ery Udya’s Blog_13 Istilah Asing yang Sering Muncul di Dunia Bisnis