5 Langkah Awal Membangun Aset Digital untuk Toko Retail Baru (Lakukan Sebelum Beranjak Mengurus Rak Toko)

Pada Artikel sebelumnya, Sentrarak sempat menjelaskan bahwa membangun aset digital pada toko retail baru sama pentingnya dengan proses perencanaan stok hingga menata rak toko
[BACA : 5 Alasan Mengapa Perlu Membangun Aset Digital Sebelum Membuka Minimarket Baru]
Setelah Anda mengetahui pentingnya, Anda mungkin bertanya bagaimana memulainya? Nah, berikut ini langkah awal membangun aset digital untuk minimarket baru yang kami rangkum menjadi 5 tahap:

Amankan Username dan Password

Setelah menetapkan brand, selanjutnya pastikan Anda membuat akun social media dan membeli domain website yang sesuai dengan nama brand Anda. Segera amankan username dan domain pada semua platform digital yang memungkinkan, meskipun Anda belum berencana menggunakannya.

Langkah ini perlu Anda lakukan bahkan sebelum Anda mulai memikirkan bagaimana menata rak toko. Kelihatannya sepele, namun Anda perlu tahu bahwa di luar sana ada pihak-pihak yang sengaja ‘memarkir’ nama akun dan domain untuk dijual kembali. Jika kebetulan akun itu sesuai dengan brand Anda, maka kemungkinan besar Anda harus merogoh kocek yang tidak sedikit untuk ‘menebusnya’. Atau minimal, Anda terpaksa mencari alternatif username dan domain, namun relevansinya akan berkurang.

Klaim local business

Setelah mengamankan username dan domain, selanjutnya Anda bisa mendaftarkan bisnis Anda ke Google My Business. Google My Business merupakan sebuah platform listing milik Google yang digunakan untuk menunjukkan identitas tempat tertentu di peta. Ketika orang menelusuri peta digital, Google akan menampilkan informasi berupa nama, foto, jenis tempat, hingga jam operasional.

Caranya mudah, masuk ke https://www.google.com/business/, login menggunakan akun Google, lalu sign up dan isi data yang diperlukan. Selanjutnya Google akan mengirimkan kode verifikasi dalam bentuk surat ke tempat yang didaftarkan. Lalu masukkan nomor konfirmasi yang tertera di surat tersebut. Minimarket Anda pun sudah terdaftar di Google Maps.

Lagi-lagi, sebisa mungkin usahakan step ini telah rampung sebelum rak toko Anda tertata dengan rapi.

Tentukan fungsi digital marketing yang ingin difokuskan

Aset digital dapat dimanfaatkan untuk beberapa fungsi marketing. Anda bisa menggunakannya untuk meningkatkan brand awareness, menambah visibility, menampilkan info, berinteraksi dengan konsumen, bahkan melayani penjualan secara online. Jika Anda bisa memanfaatkan semuanya, maka itu sangat baik. Namun pada toko retail yang baru berjalan, sebaiknya fokuslah pada salah satu keperluan terlebih dahulu.

Biasanya toko retail yang baru launching dapat memanfaatkannya untuk menambah visibility dan meningkatkan brand awareness. Anda bisa mencantumkan informasi tentang toko, jam pelayanan, hingga info produk yang sedang aktif dipromosikan di rak toko Anda. Untuk menambah jangkauan, bagikan program tersebut kepada akun-akun info promo gratis di Facebook atau Instagram.

Siapkan dedicated person

Tahukah Anda? Audiens di media sosial akan lebih menganggap sebuah brand kredibel jika konten digitalnya terupdate dengan baik. Karena itu, siapkan dedicated person yang khusus ditugaskan menangani update konten digital Anda.  Lalu spesifikasi karyawan seperti apa yang harus disiapkan untuk menangani konten digital Anda?

Spesifikasinya antara lain menguasai copywriting, aktif di social media, menguasai aplikasi desain grafis seperti Adobe Ilustrator dan Photoshop, serta mampu membuat plan konten digital. Ini hanya spesifikasi umum, mungkin kriteria ini bisa berbeda jika Anda memiliki preferensi lain.

Buat plan digital

Selanjutnya Anda bisa membuat plan pengelolaan aset digital untuk 3, 6, atau 12 bulan ke depan sesuai dengan objective yang Anda tetapkan. Faktanya membuat plan digital lebih kompeks ketimbang membuat plan penataan rak toko. Karena itu, diskusikan bersama dedicated person pilihan Anda.

Satu hal yang perlu diingat, tetapkan indikator keberhasilan selama periode yang Anda rencanakan. Ini akan membuat karyawan bekerja dengan arah yang jelas dan membuatnya lebih termotivasi. Beberapa indikator umum yang bisa Anda tetapkan misalnya jangkauan (reach), tayangan (impression), interaksi (engagement) media sosial, jumlah pengunjung website, durasi rata-rata kunjungan website, bounce rate, dan sebagainya.

Manfaatkan Media Eksternal

Poin 1 sampai 5 tadi adalah checklist digital toko retail yang berkaitan dengan media milik sendiri. Di samping itu, Anda juga bisa memanfaatkan media eksternal untuk ‘menitip’ nama agar jangkauan semakin luas. Cara ini hanya diperuntukkan bagi pemilik toko yang memiliki budget marketing yang mencukupi. Anda bisa membeli media massa dalam bentuk artikel, banner, iklan video, atau bentuk lain. Jika toko Anda sedikit dan jangkauannya tidak begitu luas, Anda bisa melakukan branding di media-media kawasan online, seperti akun jktinfo, aslisuroboyo, atau pada lingkup yang lebih sempit seperti kicaubintaro, kabarbintaro, dsb.