Pentingnya Punya Toko Offline Bagi Pengusaha Toko Online

Toko ritel offline sebenarnya tidak bersaing dengan e-commerce atau penjualan barang lewat online, justru sebaliknya, keduanya saling mengisi dan melengkapi. Hingga pada akhirnya akan memberikan kepuasan pada pelanggan. hampir 90 persen pengusaha toko ritel yang merupakan peritel offline memiliki toko online sebagai pelengkap.

Salah satu hal yang menjadi andalan di toko online adalah harga murah. Namun begitu, tidak semua barang yang dijual di toko online bisa menarik masyarakat untuk membelinya. Sebut saja buah-buahan dan sayuran. Sejauh ini masyarakat sebagian besar masih membeli buah dan sayuran dengan langsung datang ke toko atau pasar. Begitu juga dengan kosmetik dan pakaian. Konsumen akan lebih suka mencoba langsung atas apa yang hendak dibeli. Kunci utama ritel offline bisa bertahan adalah dengan inovasi.

Berikut arti penting memiliki toko offline bagi pemilik toko online :

1. Online Di e-commerce Tidak Selamanya

Berjualan di toko online melalui platform seperti tokopedia, bukalapak, shopee dll jika dilihat dari jangka panjang, maka toko online itu hanyalah sebuah tren belaka yang nantinya dapat diganti diubah dialih fungsikan bahkan ditutup oleh sang pemilik.

2. Kepercayaan Pelanggan Tinggi

Toko offline juga sangat penting apabila kita bertujuan mengjangkau kalangan konsumen tertentu yang belum bisa dilakukan lewat online selain itu juga sangat penting untuk memperkuat posisi brand kita apabila bertujuan membangun brand

Toko offline bisa sebagai media perluasan pasar, karena memang tidak semua bisa kita jangkau secara online. selain itu bisa juga untuk meningkatkan kepercayaan pembeli, karena kebanyakan pembeli merasa lebih percaya kepada toko online yang memiliki toko fisik.

3. Lebih Mudah Mengatur Barang

Karena produk yang telah dipilih diserahkan kepada konsumen langsung setelah membayar, pemilik toko tidak perlu repot melakukan pengiriman. Konsumen pun tidak perlu memikirkan ongkos kirim yang biasanya lebih besar dibandingkan biaya transportasi menuju toko.

Selain itu dengan memiliki toko offline, maka barang yang kita jual akan lebih tertata dengan rapi di rak-rak toko sehingga memudahkan kita malkukan manajemen barang, pengecekan stok hingga mengetahui produk yang lebih cepat expired

4. Dapat Melihat Produk Secara Langsung

Memilki toko offline itu penting, karena tidak semua orang suka berbelanja online dan beberapa orang lebih suka datang ke tempat/tokonya langsung untuk melihat fisik suatu produk.

Bisnis offline mempunyai toko fisik di mana para konsumen bisa langsung melihat produk yang ditawarkan. Konsumen bisa memilih sendiri model yang diinginkan, mencoba dengan ukuran yang sesuai serta mengetahui kualitas bahan yang digunakan. Masalah lain yang kerap terjadi pada pembelian selain di toko online adalah warna. Sering kali warna yang terlihat di foto produk berbeda dengan aslinya.

Dengan berbelanja langsung di toko, konsumen akan mendapatkan produk yang sesuai dengan warna yang diinginkan. Pengalaman langsung bersama produk menjadi alasan mengapa konsumen memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap toko offline.

5. Sistem Pembayaran Lebih Aman

Konsumen yang berkunjung di toko offline biasanya akan membayar barang belanjaannya secara cash. Pembayaran langsung ini membuat transaksi di toko offline lebih aman. Uang untuk membayar langsung bisa dilihat dan dihitung oleh pemilik toko. Selain itu tidak perlu khawatir adanya kegagalan pembayaran serta penipuan.

6. Persaingan Tidak Terlalu Banyak

Walaupun bisnis online kini sedang menjamur, toko offline tetap mempunyai pelanggan setianya sendiri. Karena itu biasanya toko offline bersaing dengan toko offline lainnya juga yang jumlahnya tidak terlalu banyak.

7. Pelayanan Konsumen Lebih Mudah

Dengan adanya toko fisik, pelayanan kepada konsumen bisa dilakukan dengan mudah. Tuntutan konsumen pun tidak akan berlarut-larut karena bisa diselesaikan secara langsung. Pemilik toko dapat langsung memberikan contoh produk, menjawab pertanyaan konsumen, menanggapi komplain dan melakukan pengembalian barang jika dibutuhkan.