7 Cara Supermarket Amerika Menggunakan Teknologi

Di zaman yang serba canggih ini, pemilik retail yang ingin memenangkan persaingan tak cukup mengandalkan display di rak supermarket saja. Mereka perlu berinovasi memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi customer. Beberapa perusahaan di Amerika Serikat misalnya, mereka menciptakan terobosan baru yang menggunakan teknologi untuk membuat pengalaman berbelanja lebih baik dari sekadar menyusuri rak supermarket. Berikut adalah beberapa cara kreatif yang dilakukan supermarket atau retail dalam mempercanggih cara berbelanja.

1. Menemukan Produk Tanpa Harus Menyusuri Rak Supermarket

 

Aplikasi bernama Aisle411 adalah salah satu aplikasi smartphone yang memungkinkan para pengunjung untuk menemukan produk yang mereka inginkan di dalam supermarket. Layaknya Google Maps, aplikasi tersebut menginformasikan posisi rak supermarket yang menyimpan produk berdasarkan kategori tertentu. Aisle411 memuat peta produk pada ratusan supermarket di seluruh Amerika. Melalui aplikasi ini, Anda tidak perlu lagi kebingungan dalam mencari rak supermarket yang dituju. Cara ini tentu akan menghemat waktu berbelanja Anda.

 

 

 

 

2. Meraih Secangkir Kopi dari Mesin Barista

 

Coinstar- mesin penjual kopi otomatis yang mengkonversi kembalian Anda menjadi uang tunai atau kupon – baru saja mengumumkan kemitraan baru dengan Seattle’s Best Coffee, untuk menggelar Rubi coffee kiosks yang baru. Lima ratus mesin akan diperkenalkan tahun ini, dan kemungkinan akan bertambah hingga ribuan lagi.

Menurut Coinstar, “The new Rubi kiosk menyediakan penawaran yang unik dengan penggilingan dan pembuatan biji kopi segar dalam secangkir kopi pada saat pembelian dan hanya membutuhkan waktu yang singkat. The Rubi kiosk menyajikan kopi yang diseduh dan minuman lain termasuk mochas dan vanilla lattes dengan harga mulai dari $ 1,00.” Kelihatannya seperti kafe biasa, namun yang membedakan di sini adalah, Anda tidak akan bertemu dengan barista untuk memesannya. Cukup masukan koin, dan kopi akan keluar dari mesin.

3. Belanja Tanpa Keranjang

Awal tahun ini, Catalina Marketing membeli startup yang berbasis di Boston bernama Modiv Media. Aplikasi buatan mereka memungkinkan pengunjung supermarket untuk memindai barcode dan mencatat pembelian selama mereka menyusuri rak supermarket. Saat Anda menginginkan produk tertentu, cukup lakukan scan, lalu aplikasi akan mencatat dan menjumlahkannya. Setelah itu, barang Anda akan diantar lewat kurir tanpa harus membawa keranjang belanja. Jadi tidak ada lagi kegiatan menunggu lama di kasir untuk memeriksa belanjaan yang Anda beli. Aplikasi mobile gratis ini terdapat pada iPhone dan Android.

4.   Sinyal Peramal Antrean Kasir

Jaringan supermarket sekelas Kroger telah memperkenalkan sebuah sistem yang disebut QueVision, yang menghitung berapa jumlah orang yang masuk dan keluar supermarket. Penghitungan ini dilakukan dengan menggunakan sensor infra merah pada panas tubuh. Menurut Supermarket News, sistem ini juga dilengkapi sensor infra merah di atas jalur checkout yang dapat mendeteksi jumlah pengunjung atau pembeli dalam satu baris antrian serta waktu tunggu rata-rata mereka. Sensor ini akan mengirimkan data kepada pengelola supermarket agar mereka mengetahui berapa banyak outlet kasir yang  harus dibuka dalam lima belas menit dan tiga puluh menit ke depan untuk mengurangi waktu tunggu pelanggan.

5.   Aplikasi Supermarket Dalam Telepon Genggam

 

Banyak jaringan supermarket telah memperkenalkan aplikasi mobile mereka sendiri dengan beberapa fitur belanja yang berguna. Wegmans aplikasi mobile, misalnya, memungkinkan Anda memindai barcode pada produk dan secara otomatis serta menambahkannya ke daftar belanja Anda. Aplikasi tersebut juga menamplikan struk dan kemampuan untuk menambahkan bahan-bahan makanan langsung ke daftar belanja. Aplikasi ponsel Weis Markets mempermudah anda melihat iklan mingguan, dan membuat daftar email ke orang lain. Versi Android memungkinkan pembeli menggunakan suara mereka untuk menambahkan item ke daftar. Dengan aplikasi mobile Harris Teeter, sebuah aplikasi pencari toko, yang menambahkan teknologi GPS dan arah mengemudi. Pembeli juga dapat melihat daftar belanja mereka secara offline dan mengintegrasikan mereka dengan daftar belanja pada desktop mereka. Aplikasi ini bahkan menyediakan pemberitahuan pesan teks dan kemampuan untuk pre-order belanjaan tanpa harus menyusuri rak supermarket.

6.   Troli Yang Menyenangkan Untuk Anak-Anak

 

Pernah merasa gemas mencoba untuk menghibur anak-anak saat berbelanja? Tahun lalu gerai supermarket di Denver bernama Raja Soopers memperkenalkan troli berbentuk mobil yang dilengkapi dengan video. Ada layar di dalam setiap mobil anak yang memainkan video seperti Mickey Mouse Clubhouse dan layar lain yang memainkan iklan 30 detik tentang produk toko untuk para orang tua.

 

8.   Scanning Tanpa Barcode

Toshiba telah menciptakan scanner baru yang mengenali item apapun di toko, yang berarti barcode tidak diperlukan lagi. Sistem pengenalan obyek menggunakan pola dan pengenalan warna untuk mengidentifikasi produk, termasuk buah-buahan dan sayuran, dan bermacam-macam buah seperti apel lezat merah.