Beragam Tipe Rak Minimarket Sesuai Bahan Bakunya

Setiap minimarket harus memiliki konsep dan karakteristik tersendiri sesuai dengan segmentasinya. Jangan hanya menjadikan minimarket Anda sebagai tempat memajang barang dagangan secara pasif. Anda bisa membuat minimarket Anda seolah ‘aktif’ dengan settingan suasana, layout, musik, aroma, serta karakteristik rak minimarket di dalamnya.

Salah satu komponen penting dalam menentukan konsep sebuah minimarket adalah bahan baku atau material rak minimarket yang digunakan. Beda konsep minimarket, berbeda pula rak yang harus Anda sesuaikan. Dalam memilih rak minimarket, para pebisnis seharusnya menyesuaikan antara material rak dengan konsep yang ingin dituju agar tetap sesuai dengan positioning. Lalu, apa saja bahan baku rak minimarket dan seperti apa kecocokannya?

  • Rak Minimarket Aluminium

Tipe rak minimarket ini didominasi oleh bahan aluminium yang berfungsi sebagai hambalan. Meskipun didominasi aluminium, rak ini juga tetap menggunakan material besi. Namun besi yang digunakan hanya pada bagian kerangka saja. Biasanya rak ini digunakan untuk menampung barang-barang yang ringan seperti barang gantung, produk obat, perkakas kecil, atau buku-buku dan alat tulis.

  • Rak Minimarket Besi

Tipe rak minimarket ini terbuat dari 100% besi dengan ketebalan yang berbeda. Biasanya rak minimarket tipe ini digunakan untuk menampung benda yang berat seperti beras, deterjen, air minum, hingga perabot rumah tangga. Salah satu keunggulan rak tipe ini adalah kekuatannya yang tidak diragukan lagi. Namun kekurangannya adalah sulit untuk dipindah-pindah. Jika Anda menghendaki layout rak yang fleksibel, maka sebaiknya hindari tipe rak minimarket ini.

  • Rak Minimarket Kayu

Tipe rak minimarket kayu sebenarnya sangat jarang digunakan oleh mayoritas minimarket di Indonesia. Umumnya beberapa minimarket yang menggunakan bahan baku kayu memiliki konsep yang fancy dan elegan. Barang yang dijual pun juga bukan barang yang bersifat massal, seperti minuman keras, perkakas unik, boneka, dan sebagainya.

Biasanya rak jenis ini menggunakan kayu jati atau kayu kamper dengan sentuhan pernis yang mengkilap. Tujuan utama dari penggunaan rak ini sebenarnya lebih ke tampilan yang elegan. Jarang sekali para pemilik minimarket memanfaatkan rak minimarket kayu untuk menghemat biaya, atau berharap agar rak minimarket mereka dapat awet hingga lama. Pasalnya, rak jenis ini selain mahal juga rentan rusak bila terkena air dan lembap. Belum lagi risiko lain seperti rayap dan mudah terbakar.

Itulah tiga pilihan rak minimarket berdasarkan bahan baku yang membentuknya. Anda bisa memilihnya sesuai dengan karakteristik minimarket yang Anda inginkan.
Jika ingin minimarket standar, maka pilihlah yang berbahan aluminium dan besi. Namun jika ingin minimarket yang lebih elegan dan eksklusif, Anda bisa memilih rak minimarket yang terbuat dari bahan kayu. Memilih jenis kayu pun jangan sembarangan karena akan berpengaruh terhadap umur rak minimarket yang Anda inverstasikan.

Jangan salah pilih, karena bagaimanapun material rak minimarket akan memengaruhi branding toko retail Anda. Selain itu, pemilihan rak minimarket yang tepat akan membantu Anda mengemat capital expenditure atau pengeluaran modal jangka panjang usaha minimarket Anda.