Langkah Merumuskan Strategi Bersaing Tepat Sasaran pada Toko Kelontong

Toko kelontong dan minimarket independen saat ini seperti sedang mendapat serangan dari berbagai sudut, baik dari bermunculannya usaha minimarket waralaba, usaha minimarket independen lainnya yang dekat dengan usaha yang kita miliki.

Sebagai pemilik usaha, tentu saja kita berupaya untuk mampu bertahan terhadap persaingan yang kian sengit. Kita harus gesit mengambil peluang yang ada dengan memiliki strategi bersaing yang tepat sasaran, sesuai dengan kemampuan, dan tentu saja pas dengan kondisi yang ada saat ini.

1. Setiap Toko / Minimarket UNIK!

Banyak sekali tips trik yang bertebaran di artikel dan buku tentang bagaimana mengembangkan usaha dan bertahan dalam persaingan. Pertanyaannya!

  • Apakah semua tips tersebut dapat kita terapkan sepenuhnya?
  • Apakah sesuai dengan kondisi dan lokasi usaha toko kita?
  • Apakah masalah yang kita hadapi dan kompetitor kita sama? TENTU TIDAK !

Karena setiap toko punya keunggulan dan masalahnya masing-masing, walaupun ada sebagian besar yang memiliki masalah yang sama. Setiap toko/minimarket adalah unik. Kita perlu menangani secara khusus strategi usaha kita sendiri.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah kita harus mengenali kelemahan dan keunggulan kita, dan juga faktor eksternal yang mempengaruhinya. Sebaiknya dalam hal ini anda perlu membuat sebuah catatan sederhana, agar lebih mudahkan alur strateginya. Sehingga kita dapat :

  1. Mengukur level kemampuan internal
  2. Membuat strategi yang tepat sasaran
  3. Meminimalkan penambahan modal yang tidak efektif
  4. Memperkuat daya saing secara kontinyu

 

Hal apa saja yang perlu kita catat?

Cara mudah melakukan pengamatan kondisi toko kita, adalah dengan analisis SWOT sederhana, yaitu apa saja yang termasuk ke dalam Strength (Kekuatan) ; Weaknes (Kelemahan) ;Opportunity (Peluang), dan Threats (Ancaman), dengan dilengkapi gambaran umum tentang usaha kita termasuk tujuan utama dan visi misi kita dalam mengembangkan usaha, karena hal ini penting untuk mengarahkan tujuan akhir strategi yang kita buat. Berikut catatan yang perlu kita buat tentang usaha kita saat ini :

Kemudian mari kita plotkan kekuatan dan kelemahan kita, serta ancaman dan tantangan dari luar. Berikut merupakan contoh kondisi, yang mungkin saja berbeda tiap-tiap usaha.

Untuk melengkapi analisis diatas, kita dapat melakukan wawancara informal (ngobrol singkat dengan pelanggan kita tentang keadaan umum usaha kita.

[Baca Juga : Tips Bersaing dengan Alfamart dan Indomaret]

2. Contoh Perumusan Strategi secara matrix

Selanjutnya…