Mengapa Rak Toko untuk Produk Rokok Diletakkan di Belakang Kasir?

Saat menyusuri rak toko manapun yang menggunakan sistem swalayan (mengambil barang sendiri), Anda tentu diberi kebebasan untuk mengambil barang apa saja yang ingin Anda beli. Karena itu, toko swalayan akan meletakkan rak mereka di titik-titik yang mudah dijangkau pengunjung.

Namun di balik produk-produk yang ditaruh bebas di dalam toko, ada satu kategori produk yang raknya diletakkan berbeda dari biasanya. Ya, kategori produk itu adalah rokok. Anda tentu hampir tidak pernah melihat rak toko diletakkan di tempat yang mudah dijangkau bukan? Umumnya rak rokok diletakkan di belakang kasir sehingga hanya petugas kasir yang bisa memberikannya. Mengapa demikian? Ini dia alasannya!

  1. Rokok merupakan barang konsumsi yang dibatasi penggunaannya. Berdasarkan peraturan pemerintah Indonesia (dan juga beberapa Negara di dunia), hanya orang-orang dengan usia 18 tahun ke atas yang diperbolehkan mengonsumsi rokok. Jadi ketika ada pembeli yang ingin membeli rokok di minimarket, petugas kasir harus memastikan bahwa pembelinya memenuhi kriteria untuk mengonsumsi rokok.

  2. Rak toko untuk rokok tidak bisa diletakkan sembarangan karena rawan pencurian. Seperti Anda tahu, rokok merupakan barang yang ukurannya kecil dan sangat mudah masuk ke saku. Saat pengunjung kepergok pun akan sulit diindentifikasi karena bisa jadi mereka telah memiliki rokok yang dibeli di luar toko.

  3. Rokok sangat sensitive terhadap suhu. Ketika barang ini dibiarkan tersusun di rak toko dengan suhu yang tidak terkontrol, besar kemungkinan rasa rokok akan berubah jadi tidak enak. Itulah sebabnya rokok diletakkan di rak khusus dengan suhu dan pencahayaan yang ideal.

Itulah 3 alasan mengapa rak toko yang menyimpan produk rokok diletakkan secara eksklusif atau berbeda dari barang lainnya. Jadi, Anda tidak perlu bingung lagi ketika mencari produk rokok di toko swalayan. Cari saja di kasir, dan Anda akan menemukan produk rokok yang Anda inginkan.