Dari Gudang Hingga Rak Toko, Inilah Panduan Mengelola Inventory untuk Pemula

Saat pertama kali membuka toko retail, Anda akan berhadapan dengan rumitnya inventory management mulai dari gudang hingga rak toko. Rumitnya mengupdate stok dan harga, mengontrol produk expired, merawat fisik rak toko, mencapai target penjualan, hingga memenangkan persaingan dengan kompetitor, menjadikan tugas pengelola retail sangatlah kompleks.

 

Seorang manajer toko yang hebat harus memiliki kemampuan yang mumpuni dalam membuat sistem inventory yang efisien. Bagi Anda yang sedang memulai usaha toko retail, Sentrak rak akan berbagi sedikit panduan dalam mengelola inventory toko retail untuk pemula. Panduan ini mungkin berguna untuk perkembangan manajemen inventory toko Anda.

 

Jaga Kestabilan rantai pasokan (Supply Chain)

Tujuan pertama dalam poin ini adalah memastikan persediaan stok agar tidak terganggu. Singkatnya, buat rantai pasokan yang aman dan buat jadwal restock rutin tepat waktu. Isi rak toko Anda dengan stok barang, entah itu bulanan, mingguan, bahkan harian bila perlu. Jika Anda tidak memiliki stok untuk dijual, maka yang lainnya menjadi berantakan.

 

Salah satu tindakan terbaik yang harus dilakukan untuk memastikan stok barang tetap terkontrol adalah dengan menerapkan sistem tracking inventory yang up to date. Jika memungkinkan, buat sistem di mana barang masuk dan keluar tercatat secara real-time dengan bantuan teknologi. Di sisi lain, Anda disarankan menjalin hubungan baik dengan distributor hingga Anda bisa leluasa mengorder barang dagangan kapan pun Anda mau, baik itu harian, mingguan, atau bulanan.

 

Pastikan stok barang aman hingga terpajang di rak toko

Setelah Anda memiliki stok yang masuk ke toko, penting sekali untuk memastikan bahwa barang tersebut ditangani dengan baik dan aman. Ini seringkali menjadi hal yang diabaikan kebanyakan manajer toko.

 

Untuk mencegah kerusakan akibat penanganan stok barang yang buruk. Anda perlu memberikan pelatihan keselamatan dan standar pengelolaan stok kepada semua karyawan.  meskipun itu bukan jobdesc utama mereka. Bila perlu, datangkan pihak ketiga untuk memberi training khusus dalam penanganan stok.

 

Di sisi lain, Anda dapat menerapkan standar penanganan stok bagi staf Anda yang terlibat langsung di gudang. Karena banyak kesalahan terjadi pada proses ini, sangat penting untuk mencantumkan standar ini. Siapa pun yang menangani stok barang wajib memahami aturan penyimpanan yang Anda standarisasi, misalnya seberapa tinggi produk ditumpuk, bagaimana cara menyimpan produk pada palet, menyimpan karton, mengeluarkannya ke rak toko, dan sebagainya.

 

Namun, memastikan penanganan stok saja tidak cukup. Anda harus melindungi stok barang dari penyebab kerusakan lain, seperti pencurian atau kebakaran. Solusinya adalah memasang sistem keamanan mencakup penjaga, kamera dan sensor. Dalam banyak kasus, sistem kamera adalah yang terbaik karena cukup mudah untuk menghindari penjaga. Untuk kebakaran, sediakan hidran dan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di tempat-tempat yang berisiko tinggi.

 

Minimalkan Inventory Cost jika memungkinkan

Untuk menjalankan panduan nomor 2, manajer toko tentu membutuhkan biaya investasi yang kadang tidak sedikit. Jangan khawatir, Anda juga bisa meminimalisasi biaya penyimpanan dengan beberapa cara. Pertama dengan menerapkan sistem inventaris yang membatasi stok Anda. Tetapkan jumlah stok masuk dengan jumlah yang sama dengan stok keluar. Cara ini akan membantu Anda menjaga inventaris yang sudah tidak terpakai serta memberi ruang lebih banyak untuk barang dagangan terlaris Anda.

Kedua, dan mungkin yang lebih penting, pertimbangkan untuk memperkecil ruang stok dan memperbesar ruang display rak toko. Ini sangat cocok diterapkan pada toko barang-barang besar seperti TV dan Peralatan Rumah Tangga.

Ketiga, saat memesan barang dari distributor, menunda waktu pengirimannya juga bisa menghemat biaya penyimpanan. Anda dapat memesan hari ini, dan meminta distibutor Anda untuk mengirimkannya 7-15 hari kemudian. Cara-cara ini akan mengurangi biaya dan risiko penyimpanan stok barang Anda.

Itulah tadi tiga panduan singkat bagi Anda yang ingin mengelola persediaan barang dari gudang hingga rak toko. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah, tetapkan target yang realistis terlebih dahulu bagi toko Anda. Selanjutnya indentifikasi apa saja proses dari distribusi barang Anda dari pemesanan ke distributor hingga display di rak toko Anda. Lakukan prosesnya menggunakan ketiga tips ini. Selamat mencoba!