Rahasia Penataan Rak Supermarket yang Jarang Diketahui

Anda tentu merasakan bedanya belanja di supermarket swalayan dengan belanja di pasar tradisional bukan? Perbedaaan yang paling mencolok bagi sebagian besar orang adalah masalah kenyamanan dan kebersihan. Dengan penataan produk yang rapi, layanan yang prima, serta udara AC yang sangat sejuk, orang akan lebih tergoda untuk berbelanja di supermarket. Namun bukan cuma ini faktornya. Ternyata ada rahasia dalam menata rak supermarket yang membuat orang lebih ‘jor-joran’ dalam berbelanja. Apa saja rahasia tersebut?

1. Merotasi Produk di Rak Supermarket

Sadarkah Anda, beberapa produk di supermarket yang sering Anda kunjungi tidak akan diletakkan di rak yang itu-itu saja. Dalam jangka waktu tertentu manajemen supermarket akan memindahkan kategori produk tertentu di rak supermarket yang berbeda.  Hal ini akan membuat anda harus mencari ulang produk yang sebelumnya Anda ingat letaknya. Saat anda mencari, tentu saja anda juga harus melewati produk lain. Di sinilah Anda dipaksa melihat produk lain dan mulai terpaksa untuk membeli produk yang tidak anda perlukan.

2. Meletakkan Produk Khusus di Rak Tingkat “Eye Level

Rak supermarket tentunya memiliki tingkat-tingkat dari atas hingga ke bawah. Nah, rak supermarket memiliki dua tingkat yang sejajar dengan mata, dikenal dengan istilah ‘eye level’. Tingkat rak supermarket ini sangat diperhatikan oleh manajemen supermarket bahkan menjadi slot yang dijual ke pemilik produk. Tingkat rak eye level umumnya akan diisi oleh produk ‘khusus’ seperti produk diskon, produk yang ingin dihabiskan stoknya, produk baru launching, atau produk-produk yang harganya mahal.

[BACA JUGA : 10 Trik Jitu Menata Toko Kelontong yang Menguntungkan ]

Mengapa manajemen memilih produk tersebut? Karena eye level adalah tingkat rak supermarket yang paling pertama dilihat dan paling mencuri perhatian. Sangat rugi jika manajemen menaruh produk kebutuhan konsumen. Biasanya, produk kebutuhan akan diletakkan di bawah karena mau tidak mau konsumen akan tetap mencarinya.

3. Cokelat, Permen, dan Produk Impulsif Ada di Dekat Kasir

Anda mungkin pernah bertanya, mengapa rak permen, cokelat, dan makanan ringan yang menyenangkan lain diletakkan di kasir? Ini ada hubungannya dengan efek psikologis saat menunggu pembayaran.

[BACA JUGA : Produk Impulsif apa saja yang harus dipajang dekat meja kasir? ]

Secara psikologis ketika seseorang menunggu sesuatu, ia akan menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan kecil seperti melirik-lirik atau bermain HP. Saat melirik itulah konsumen akan melihat-lihat produk dagangan yang menarik perhatian mereka. Setelah melihat rak dan tertarik, mereka akan lebih berhasrat untuk memasukannya ke trolley belanja. Daan, mereka pun terkena jebakan manajemen supermarket.

4. Rak Minuman Selalu Jauh dari Kasir

Sebenarnya ini lebih cocok diaplikasikan ke minimarket ketimbang supermarket. Namun sama saja prinsipnya, rak minuman akan diletakkan jauh dari kasir agar mereka yang tadinya mencari minuman akan melewati rak-rak makanan dan tertarik dengannya. Sehingga ketika kebutuhan mereka hanya membeli minuman, mereka pun membeli pula makanan, dan trik peletakan rak supermarket pun berhasil.

Itulah beberapa trik penataan rak supermarket yang secara tidak sadar memengaruhi konsumen untuk berbelanja melebihi rencananya. Karenanya, Anda perlu lebih waspada dengan hal ini agar belanja Anda di supermarket tetap berjalan sesuai rencana.

[BACA JUGA : Seberapa Besar Promosi dan Display Barang Dagangan Mempengaruhi Penjualan?? ]