Gantungan rak piring

Trik yang Membuat Pengunjung Menghabiskan Banyak Uang di Supermarket

Ketika berniat menuju supermarket, Anda mungkin sudah memiliki daftar belanja demi menjaga agar tidak overbudget. Namun saat menelusuri rak supermarket tiba-tiba Anda malah merasa ingin menghabiskan uang sebanyak mungkin. Fenomena ini bukanlah terjadi tanpa disengaja. Sadar atau tidak, ini adalah ‘settingan’ pihak supermarket yang menyerang aspek psikologis Anda. Sebagian besar pengaruh ini ternyata ada triknya. Berikut ini beberapa trik yang Membuat Pengunjung Menghabiskan Banyak Uang di Supermarket.

Display Produk ‘Berwarna’ untuk Memanjakan Mata

Ketika Anda menelusuri rak supermarket, indra penglihatan Anda diserang. Anda akan sering menemukan bahwa produk segar (buah, sayuran, bunga) adalah produk pertama yang Anda lihat. Warna-warna cerah di rak supermarket membuat Anda dalam suasana hati yang baik. Rasa bahagia itulah yang diam-diam membuat Anda rela mengeluarkan uang lebih banyak dari yang Anda rencanakan. Semakin bahagia Anda semakin besar kecenderungan Anda menghabiskan uang.

Memicu Lapar Lewat Penciuman

Indera penciuman Anda juga ditarget. Di beberapa supermarket yang memiliki food corner akan ada aroma-aroma seperti roti yang baru dipanggang atau ayam dengan aroma bumbu yang kuat. Aroma ini bukanlah berasal dari hasil masakan yang dipajang, melainkan dari aroma buatan yang diletakkan di atas rak supermarket. Tujuannya tidak lain agar pengunjung merasa lapar dan menganggap makanan yang dipajang sangat segar. Alhasil, roti atau ayam panggang yang awalnya tidak masuk list belanja, menjadi beban pengeluaran tambahan Anda.

Musik Agar Berkunjung Lebih Lama

Tak hanya penglihatan dan penciuman, bahkan indra pendengaran Anda pun diserang. Pihak supermarket tahu bahwa musik dapat memengaruhi ritme gerak seseorang. Musik dengan irama lambat cenderung membuat Anda bergerak lebih lambat. Dengan begitu Anda berpotensi menghabiskan lebih banyak waktu dalam mencari produk di rak supermarket, hingga akhirnya berbelanja lebih banyak dari perkiraan.

Jangan Beri Hitungan Standar

Supermarket mengeksploitasi sifat manusia untuk meningkatkan keuntungan mereka. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa sebuah barang dijual dalam kemasan 225 gram, bukan 250 gram? Ini adalah salah satu trik agar Anda malas berhitung. Dengan begitu, orang-orang akan lebih sulit dalam membandingkan harga. Supermarket juga memicu Anda untuk tidak memeriksa dengan betul apa yang Anda beli. Anda mungkin berasumsi bahwa membeli dalam jumlah besar lebih ekonomis. Ini tidak selalu terjadi. Malah yang sering terjadi, hampir setengah dari makanan kita berakhir di tempat sampah.